Penggunaan media IPTEK semakin berkembang di Era-Digital. Dalam
jurnal nining kurniasih (2015) bahwa pengguna
internet di dunia saat ini mencapai 3,175 Milyar jiwa , dan Indonesia menempati
urutan keenam terbesar di dunia dengan jumlah diperkirakan mencapai 88,1 juta pengakses
selama tahun 2014. Dari jumlah tersebut, Asosiasi Pekerja Jasa Internet Indonesia
(APJII) merilis bahwa pengguna internet sebagian
besar memiliki dan menggunakan aplikasi/konten jejaring sosial sebesar 87,4%,
searching 68,7%, instan messaging 59,9%, mencari berita terkini 59,7% ,
mendownload dan mengupload video 27,3% (Pangarepan, 2015). Hal ini memperlihatkan bahwa pengguna internet di Indonesia belum banyak yang
mempergunakan internet sebagai media untuk menunjang produktivitas kerja.
Kemajuan
tekhnologi ini pula yang menyebabkan berdirinya Pendidikan tinggi di Indonesia
baik Negeri maupun Swasta guna untuk menciptakan insan manusia yang mampu
berkompetisi dibidang pertekhnologian modern. Sebagai salah satu lembaga
pendidikan modern, Universitas Halu Oleo memiliki peran strategis guna turut
mensosialisasikan perteknologian. Terbukti dalam perjalanan historisnya, Universitas
Halu Oleo memiliki keunikan dan banyak potensi, di antaranya yaitu universitas
yang mengakar di masyarakat, sarana pendidikan yang relatif mapan,
efektif sebagai Pembina kemandirian dan salah satu institusi pendidikan yang
terpecaya.
Untuk itu, diperlukan adanya sinergitas antara tenaga
pendidikan, kependidikan, dosen, dan mahasiswa dalam upaya pemanfaatan
tekhnologi dan informasi sebagai media layanan informasi dan media pembelajaran.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo ikut ambil andil
dalam hal ini. sebagai salah satu jurusan diantaranya, Jurusan Kesejahteraan Sosial
yang berdiri sejak tahun 2014, memiliki konsen terhadap pembangunan masyarakat
melalui konsep pemberdayaan, Pelayanan dan pertolongan kemanusiaan. Dalam hal
pelayanan kemanusiaan masyarakat Modern yang identik dengan teknologi serba
cepat dan instan, terutama dalam
mengakses berbagai informasi, hal ini selaras dengan program pemerintah dalam
pembangunan manusia seutuhnya yang menyeimbangkan ilmu pengetahuan (IPTEK)
serta iman dan taqwa (IMTAQ).
Berlandaskan
uraian di atas, maka Laboratorium Jurusan Kesejahteraan Sosial perlu mengambil
sikap untuk berpartisipasi mendukung upaya pemerintah dalam mensosialisasikan dan
merealisasikan pertekhnologian dan kemanfaatanya bagi masyarakat indonesia
terkhusus mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Kesejahteraan Sosial FISIP UHO agar
mampu berkompetisi dalam persaingan global. Paradigma berkompetisi saat ini
telah berubah dari yang besar mengalahkan yang kecil berpindah menjadi yang
cepat mengalahkan yang lambat.
Maka gagasan
pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (Webblog) teknologi informasi yang
berbasis keahlian computer yang diselenggarakan oleh Laboratorium Jurusan
Kesejahteraan Sosial sangatlah tepat. Hal ini untuk menjawab sekian persoalan
utama kita bahwa bagaimanakah cara kita membangun budaya informasi dan
bertekhnologi dalam masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa dan mahasiswi
yang dapat terintegrasi kedalam budaya civitas akademika yang berbasis tekhnologi masa kini. Sehingga mahasiswa
dan mahasiswi yang memiliki pemahaman ilmu yang luas (public understanding of
science) akan siap menjadi penerima dan penentu pelaku pembangunan Bangsa dan
Negara dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Laboratorium Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo dengan diikuti 35 orang peserta, 8 orang panitia, dan 2 orang Narasumber. dilaksanakan pada Minggu, 9 September 2018 pukul 09:00-14:00.